Inilah 6 Cara Mengembalikan Google Authenticator yang Terhapus

Google Authenticator merupakan aplikasi keamanan gratis yang digunakan untuk melindungi akun pengguna dari pencurian kata sandi. Lantas bagaimana jika akun Google Authenticator terhapus, mengalami gangguan atau reset? Cara mengembalikan Google Authenticator yang terhapus tidaklah sulit.

Yerry Niko Borang selaku Security Digital Trainer menjelaskan jika ada cara yang dapat diaplikasikan agar hal tersebut diatasi.Yaitu dengan mengantisipasi backup data sehingga sistem aplikasi akan melakukan generate kode QR untuk ekspor data. Simak informasi berikut untuk mengetahui caranya:

1. Melakukan Verifikasi 2 Langkah

Apabila terjadi masalah umum pada Google Authenticator maka pengguna bisa melakukan verifikasi 2 langkah pada akun Google. Namun demikian, aplikasi tidak dapat berfungsi meskipun verifikasi 2 langkah sudah aktif. Oleh karena itu, pengguna perlu login ke beberapa aplikasi lagi.

Akan tetapi, apabila tidak bisa login ke aplikasi walaupun telah menambahkan verifikasi 2 langkah. Artinya pengguna harus menggunakan sandi aplikasi. Untuk mendapatkan kode verifikasi, tidak disarankan menggunakan Google Voice. Sebab hal tersebut akan menyebabkan akun terkunci.

2. Reset Google Authenticator

Apabila pengguna tidak sengaja menghapus Google Authenticator maka ada beberapa cara yang perlu dilakukan. Cara mengembalikan Google Authenticator yang terhapus dibedakan berdasarkan apakah pengguna masih menyimpan key code atau tidak. Jika tidak, maka perlu mengajukan reset Gauth lewat tim Customer Support.

Kemudian mengirimkan foto selfie dengan selembar kertas yang bertuliskan “Tolong reset Google Authenticator (tanggal foto diambil)”. Agar lebih aman, maka pengguna bisa mengirimkan crypto ke pengguna lainnya selama 48 jam setelah mengajukan permintaan reset. Selanjutnya tim customer support akan memprosesnya.

✅Baca Juga :  Cara Mengonversi File PDF ke MS Word dengan Mudah

3. Mengisi Formulir Pemulihan Akun Google

Cara mengembalikan Google Authenticator yang terhapus juga bisa dengan mengisi formulir pemulihan akun Google. Sebab Google Authenticator resmi tidak memiliki sarana untuk memulihkannya. Metode pemulihan di akun Google ini akan membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.

Nantinya, pihak Google akan mengajukan pertanyaan terkait ketika pengguna membuat akun, layanan Google apa yang digunakan serta siapa yang sering dikirimkan email. Dalam hal ini, SAAT PASS AUTHENTICATOR sangat memungkinkan untuk memulihkan akun Google para pengguna.

4. Melakukan Verifikasi Melalui SMS atau Email

Google Authenticator merupakan aplikasi tambahan yang berfungsi untuk melindungi keamanan akun selain menggunakan kata sandi. Ketika menggunakan aplikasi ini, maka sistem verifikasi pihak ketiga dapat dilakukan melalui SMS maupun email. Beberapa perintah mungkin akan sulit digunakan untuk membobol Autentikasi Multifaktor Google Authenticator.

Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengambil token Google Authenticator ketika pengguna tidak bisa mengakses ponsel. Dengan autentikasi ini, maka memungkinkan pengguna untuk mencadangkan data Google Authenticator secara efektif. Kemudian Google Authenticator akan dipulihkan.

5. Membuat Akun Google Authenticator yang Baru

Apabila cara di atas tidak berhasil, maka pengguna perlu membuat akun baru. Selanjutnya, pengguna harus menambahkan authenticator ke akun tersebut. Walaupun ada kemungkinan jika semua data tidak hilang. Jadi, pengguna harus menyiapkan lagi autentikasi dua faktor untuk akun tersebut.

✅Baca Juga :  Cara Daftar Google AdSense untuk Menghasilkan Uang dari Blog atau Website

Untuk bisa mengaktifkan kembali Google Authenticator, maka harus memasukkan token lama dan token baru. Apabila pengguna belum melakukannya, maka bisa menu Lupa Kata Sandi dan mengikuti langkah untuk mengatur ulang kata sandi. Jika sudah berhasil, buka situs my account Google security dan pilih verifikasi dua langkah.

6. Mengganti Google Authenticator ke Telepon Baru

Cara mengembalikan Google Authenticator yang terhapus berikutnya adalah dengan menggantinya ke telepon baru. Namun, dalam hal ini pastikan sudah membuat akun terlebih dahulu. Namun demikian, cara ini bukan hal yang sepenuhnya mudah. Sebab-sebab pengguna harus melengkapi berbagai hal sesuai ketika menggunakan telepon lama.

Ketika pengguna menggunakan Google Authenticator untuk aplikasi lain, maka perlu masuk ke masing-masing situs tersebut secara terpisah. Selanjutnya, pengguna harus menghapus aplikasi Google Authenticator lama dan menambahkannya ke yang baru. Pindahkan juga kode QR dan menyinkronkan 2FA kode serta akun.

Itulah cara mengembalikan Google Authenticator yang terhapus secara tidak sengaja. Hampir semua kasus Google Authenticator yang terhapus tidak bisa lagi dikembalikan, sehingga perlu membuat akun baru. Jika pengguna kehilangan akses ke platform tertentu, alangkah baiknya untuk menghubungi secara langsung agar akun bisa kembali dipulihkan.

Back to top button