Gambar budidaya jamur tiram

Cara Budidaya Jamur Tiram Putih | Peralatan, Bahan, Sampai Panen!!

Budidaya jamur tiram – budidaya adalah suatu kegiatan yang bermafaat dan memberikan hasil. Budidaya tanaman seperti jamur adalah suatu pemanfaat sumber daya alam, yang dilakukan manusia dengan menggunakan teknologi, modal atau SDA lainnya.

Budidaya jamur tiram adalah salah satu bisnis yang sangat menjanjikan untuk dijadikan peluang usaha, yang beriklim tropis seperti di Indonesia ini. Jamur tiram adalah jenis jamur yang dapat di konsumsi oleh banyak orang, dan aneka olahan dari bahan jamur tiram sangat enak dan memiliki citarasa yang sangat tinggi. Serta hasil dari olahan tersebut banyak digemari oleh anak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, Mahasiswa, serta para orangtua.

Kebutuhan jamur tiram oleh para pembisnis kuliner semakin meningkat, untuk dijadikan olahan masakannya. Oleh karena itu peluang untuk budidaya jamur tiram, berpotensi sangat baik untuk dikembangkan. Peluang usaha jamur tiram bisa di lakukan oleh siapa saja baik untuk pemula, atau dilakukan di rumah sendiri.

Dalam menjalankan budidaya jamur tiram, cukup mudah dan tidak perlu membutuhkan modal banyak. Akan tetapi ada beberapa bagian yang lumayan sulit seperti cara mbuat baglog. Baglog adalah media tanam yang sudah di inokulasikan dengan bibit jamur.

Berikut akan kami ulas seputar masalah budidaya jamur tiram yang lengkap. Mulai dari peralatan yang dibutuhkan, bahan yang dibutuhkan, dan bagaimana cara budidaya jamur tiram dengan baik dan praktis.

Persiapan Budidaya Jamur Tiram

Gambar budidaya jamur tiram
By: Satujam.com

Untuk menjadikan budidaya jamur tiram lebih sukses maka harus melakukan tindakan-tindakan yang berkualitas mulai dari peralatan, dan bahan yang berkualitas baik, untuk budidaya jamur, agar hasilnya sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Berikut akan kami beritahu tentang peralatan dan bahan yang harus dipersiapkan untuk budidaya jamur tiram, yang menjanjikan.

Menyiapkan Peralatan Budidaya Jamur Tiram

gambar untuk peralatan budidaya jamur
By: Kissparry.com

Untuk pembudidaya pemula, jika masih ada yang bingung tentang peralatan apa saja yang dibutuhakan, maka wajib membaja artikel ini, karena jika tidak tau perlengkapan yang dibutuhkan akan mengakibatkan kurang maksimal dalam pembudidya jamur tiram pertama kali.

Berikut perlengkapan yang harus dibutuhkan saat budidya jamur tiram.

  1. Menyiapkan Rumah Jamur (Kumbang)
    Budidaya jamur tiram membutuhkan rumah yang memiliki suhu rungan yang sejuk, sekitar 16 – 25 derajat Celcius, dan akan bertumbuh dengan cepat pada malam hari. Jenis rumah jamur yang sangat baik adalah, yang terbuat dari kayu atau dari bambu dan atapnya dari daun nipah.
  2. Menyiapkan Terpal atau Plastik
    Budidaya jamur tiram juga membutuhkan terpal dan plastik, yang digunakan untuk fermentasi sebagai media tanam, yang digunakan sebagai alas atau tutup. Fermentasi ini harus dilakukan secara tertutup agar lebih cepat menjadi kompos.
    Selain itu, plastik juga digunakan untuk pengemasan jamur tiram yang sudah siap jual, dengan menggunakan plastik transparan.
  3. Menyiapkan Rak-rak untuk Jamur Tiram
    Didalam budidaya jamur tiram, membutuhka rak-rak yang terbuat dari bambu atau kayu, yang dibuat secara bertingkat, dan berfungsi sangat penting untuk peletakan baglog jamur tiram.
    Rak-rak tersebut memiliki maanfaat yang bagus untuk baglog jamur, yaitu meningkatatkan daya tampung yang tinggi dan baglog terhindar dari kelembapan yang berlebih.
  4. Menyiapkan Drum bersekat atau autoklaf
    Peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya jamur tiram selanjutnya adalah, autoklaf alat pemanas tertutup digunakan untuk mensterilisasi media, yang berbentuk seperti panci tekan, yang memiliki alat ukur tekanan dan suhu.
    Kekurangan dari atoklaf adalah memiliki daya tampung yang sedikit dan sangat mahal. Sehingga kebanyakan orang menggunakan drum yang sudah diberi penyekat.
  5. Menyiapkan Alat Sekop atau Cangkul
    Untuk pencampuran media, kita membutuhkan skop atau dengan menggunakan cangkul. Hal ini sangat penting untuk menentukan keberhasilan dari segi homogenitas media tanam.
  6. Pembakar Api Spiritus
    Apabila tidak ada pembakar bunsen, bisa mengguanakan api spiritus, yang akan menghasilkan warna biru dan lebih panas tanpa meninggalkan jelaga pada alat.
  7. Menyiapkan Alat Sprayer Punggung
    Dengan adanya spayer punggung, air yang disemprot tidak merusak jamur atau tanaman, karena menggunakan sistem pengabutan.

Menyiapkan Bahan Budidaya Jamur Tiram

 gambar peralatan budidaya jamur
By: Daquagrotechno.org
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Selain peralatan yang dibutuhkan, perlu diperhatikan juga bahan yang akan digunakan untuk budidaya jamur tiram. Disini akan kami bahas 4 bahan yang perlu untuk budidaya jamur tiram, diantaranya dibagi menjadi dua yaitu media utama (jerami dan serbuk kayu) serta pelengkap.

  1. Menyiapkan Bahan Jerami atau Serbuk Kayu
    Dalam budidaya jamur tiram yang paling utama adalah jerami atau serbuk kayu, yang sudah diolah menjadi kompos, atau bahan yang sudah siap digunakan untuk budidaya jamur.
    Serbuk kayu atau jerami ini harus disiapkan lebih awal dan sudah diolah, karena sebagai media tanam yang paling utama.
  2. Menyiapkan Bahan Media Pelengkap
    Media pelengkap juga sangat bergun dalam budidaya jamur, seperti dedak, gips, pupuk fosfat, dan kapur. Namun apabila memamg tidak ada maka tidakakan menjadi masalah.
  3. Menyiapkan Bahan Bibit Jamur Tiram
    Bahan yang dibutuhkan dalam budidaya jamur tiram, yang selanjutnya adalah menyediakan bibit jamur tiram. Yang bisa didapatkan baik dari produsen bibit, maupun membuat sendiri, dengan cara membuat bibit jamur tiram yang baik.
    Botol bibit juga harus diperhatikan, jangan sampai terbuka, harus tertutup rapat, agar bibit terhindar dari kontaminasi.
  4. Menyiapkan Plastik Baglog
    Baglog adalah plastik yang digunakan untuk menampung media yang berukuran lumayan besar, yang digunakan setandar dengan ukuran 2,5 kg. Yang digunakan untuk budidaya jamur yang bening dan cukup tebal.
    Dalam budidaya jamur tiram tidak menggunakan polybag, karena akan mengganggu perkembangan jamur, apalagi dalam tahap hifa (tubuh buah yang muncul sewaktu-waktu), jika menggunakan polybag akan sulit untuk dilihat atau diamati.

Cara Budidaya Jamur Tiram

gambar cara budidaya jamur tiram
By: Seputarusaha.com

Cara budidaya jamur tiram – Jamur tiram memiliki banyak jenis mulai dari warna putih, abu-abu, emas dan coklst, yang memiliki keunikan masing-masing.

Selain itu jamur tiram dijadikan bisnis yang tidak asing lagi di telinga kita, karena kebutuhan jamur tiram semakin tinggi, dan sangat digemari oleh kalangan masarakat. Oleh karena itu bisnis budidaya jamur sangat menjanjika

Ada baiknya jika memperhatikan cara budidaya jamur tiram mendasar untuk pemula, yang mdah dan berkualitas. Sebagai berikut.

Memilih Bibit Jamur Tiram yang Bait

Gambar Budidaya Jamur Tiram
By: Jamurtiramorganikokutimur.blogspot.com/
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Untuk hasil yang baik dalam budidaya jamur tiram, harus memilih bibit jamur yang baik. Karena ada banyak petani yang kurang memperhatikan dalam memilih bibit jamur, sehingga hasilnya kurang maksimal.

Agar mendapatkan bibit jamur tiram yang baik, kita dapat memilih cara-cara berikut.

  • Membuat bibit sendiri yang menghasilkan bibit F1
  • Membeli ke penyedia bibit yang terpercaya.
  • Dipastikan tanggal pembuatannya tidak expayer
  • Mesilunnya sudah berwarna putih dan tumbuh merata

Pembuatan Media untuk Pertumbuhan Jamur Tiram

Hasil gambar untuk gambar pembuatan media jamur tiram
By: Jamurpedia.com

Media yang diguanakan untuk budidaya jamur tiram adalah dengan menggunakan baglog. Yang mana terbuat dari serbuk kayu, katul, kapur, yang diaduk menjadi satu. Inilah yang nantinya akan menghasilkan jamur tiram.

Perbandingan antara serbuk kayu, katul dan kapur antara, 100 kg, 10 kg, dan 1-2 kg. Berikut langkah-langkah pembuatannya.

  • Bahan serbuk kayu, katul dan kapur diaduk rata, tambah air 60%
  • Kemudian tutup adukan dengan menggunakan plastik atau terpal
  • Menggunakan plastik ukuran 17×30/20x35x30. Kemudian isi penuh sampai padat adonan tersebut.
  • Menggunakan baglog dengan ukuran 1,8 kg

Fermentasi Media Tumbuh Budidaya Jamur Tiram

Gambar Budidaya Jamur Tiram
By: Toko-listrik.com
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Langkah selanjutnya dalam budidaya jamur tiram yaitu fermentasi, langkah ini sangat penting untuk pertumbuhan jamur. Dengan adanya proses fermentasi, dapat menghasilkan panen jamur yang memuaskan, serta dapat membunuh jamur liar yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur tiram.

Cara yang harus dilakukan adalah diamkan media tumbuh yang sudah disiapkan, dan sudah diisi didalam bagalog, kurang lebih 5 sampai 10 hari. Dengan bertujuan untuk proses pengomposan pada material sudah terjadi.

Suhu udara yang dibutuhkan di media ptumbuh jamur tiram akan meningkat kira-kira 70 derajat celcius.

Kita juga perlu melakukan proses perataan material tanah, dengan cara dibolak-balik meterial di semua sisi.

Apabila warna pada bagalog sudah berwarna coklat kehitaaman, itu artinay media tumbuh jamur tiram sudah siap.

Cara Sterilisasi Bagalog Jamur Tiram

Gambar Budidaya Jamur Tiram
By: Jamurtirammurahblitar.wordpress.com

Cara budidaya jamur selanjutnya adalah sterilisasi bagalog jamur tiram, yang mana sangat membutuhkan 4 drum, berikut tahap-tahap yang harus dilakukan.

  • Drum pertama
    Drum pertama diisi air antara 30 sampai 50 cm dari dasar drum, kemudian dipanaskan sampai menguap, dan ditutup dengan rapat yang sudah dilubangi, kemudian diisi selang besar untuk menyalurkan ke drum ke 2.
  • Drum ke dua
    Saluran selang tersebut digunakan untuk mengalirkan uap yang berasal dari drum pertama. Aliran tersebut masuk ke drum ke-2 melalui bawah.
    Setelah itu tutup bagian atas dengan pengencang yang terbuat dari besi yang sudah diberi lubang, yang akan disalurkan ke drum ke-3.
  • Drum ke tiga
    Drum ke-3 ini berisi media, yang prosesnya sama dengan yang diatas.
  • Drum ke empat
    kemudian sampai ke drum ke-4, yang menggunakan plastik yang diikat dengan tali tambang. Disini tidak menggunkan besi karena dapat pengaruh terhadap tekanan.

Teknik yang digunakan adalah teknik dengan sistem steriliasi chanel, dengan cara ini akan lebih hemat bahan bakar. Ketika suhu mencapai 60 derajat calcius, kemudian diamkan selama 6 jam, dan didinginkan secara natural, jika suhu sudah 40 sampai 45 calcius, baru dibuka tutupnya yang terakhir kemudian bawa media ke rak.

Proses Inokulasi Baglog Jamur Tiram

Gambar Proses Inokulasi Baglog Jamur Tiram
By: Sukajamursolo.blogspot.com
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Proses inokulasi atau pembibitan adalah proses memindahkan mikroorganisme, baik berupa jamur atau bakteri ke medium baru yang sudah dibuat dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Setelah baglog di sterilisasikan, pindah baglog ke tempat medium baru (inokulasi). Agar kembali ke suhu normal diamkan selama 1×24 jam, Selain itu pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik untuk menghindari baglog dari bakteri.

Tahap-tahap yang akan dilakukan dalam pengisisan bibit-bibit ke dalam baglog.

  • Siapkan botol bibit F3 semprot dengan alkohol, kemudian bakar dengan api spritus mulut botol, sampai sebagian kapas terbakar.
  • Kemudian buka kapas yang digunakan untuk menyumbat botol, dan di aduk dengan benda yang sudah disterilkan  di atas api.
  • Kemudian pindah bibit dari botol ke dalam baglog sampai sebatas leher baglog, sekitaran 10 gr bibit. Jika sudah selesai tutup kembali baglog dengan kapas.

Masa Inkubasi Jamur Tiram

Hasil gambar untuk gambar penyemprotan Jamur Tiram
By: Santrijawa.com

Pada tahap ini, jamur tiram berada dalam ruangn yang bersuhu 22-28 derajat celcius, dan kelembapannya mencapai 60-70 %.

Masa inkubasi ini membutuhkan waktu beberapa minggu sampai muncil miselium yang berwarna putih.

Apabila miselium sudah muncul, tutup pada baglog dibuang dan biarkan terbuka karen jamurnya akan muncul disitu, setelah itu semprot jamur setiap hari untuk menjaga kelembapan. Setelah satu bulan jamur akan mulai tumbuh besar untuk dipanen.

Cara Panen Jamur Tiram

Gambar budidaya jamur tiram, panen
By: Holiday.com
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Cara panen jamur tiram juga sangat diperlukan, karena jika memanen dengan menggunakan tangan secara langsung akan menimbulkan luka dan pembusukan pada jamur. Panen jamur menggunakan pisau atau cutter tajam dan bersih.

Pada bagian pangkal batang di potong, dan langsung diletakkan kedalam keranjang. Tidak boleh membersihkan jamur di dalam ruangan pengembangbiakan.

Untuk mengemas jamur menggunakan plastik transparan, dengan gelembung yang cukup, karena jamur juga mengelauarkan gas. Jangan membuka pintu terlau lebar sehingga sinar matahari masuk, karena akan mengganggu kadar pelembapan pada ruangan.

Manfaat Jamur Tiram

Gambar budidaya jamur tiram
By: Popmama.com
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Menurunkan kolesterol
  • Meningkatkan kolagen
  • Sumber vitamin B3
  • Kaya antioksidan
  • Membantu mencegah kangker
  • Memperkuat jantung

Artikel ini juga membahas tentang bagaimana cara membuat baglog jamur tiram yang baik, bagaimana cara membuat bibit jamur tiram, selain itu ada juga tentang olahan dari jamur tiram yang menarik dan wajib untuk Anda coba, serta jenis – jenis jamur tiram yang bisa dimakan atau jamur yang beracun.

Berikut cara budidaya jamurtiram, semoga dapat membantu para pembisnis, atau yang ingin mecoba membuat dirumah. Bisa membaca artikel tentang cara budidaya jamur tiram. Semoga bermanfaat, dan maaf jika ada tulisan yang kurang bisa difahami. Salam sukses.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *