Gambar batik juputan

Cara Membuat Batik Jumputan (Batik Celup Ikat) | Sederhana!

Cara membuat batik jumputan – Mungkin teman-teman sudah ada yang tahu mengenai batik jumputan. Batik jumputan merupakan jenis batik aset kebudayaan Indonesia, yang selau dikagumi oleh bangsa sendiri maupun bangsa asing, “Hebat bukan?” 🙂 itu karena batik memiliki banyak motif dan keanekaragaman corak warna.

Dalam satu cara membuat batik jumputan dengan 3 warna, membuat orang-orang semakin tertarik. Selain itu dengan cara membuat batik jumputan dengan kelereng akan menjadikan hasil yang bagus.

Ada banyak cara untuk membuat batik, salah satunya adalah batik dengan teknik jumputan atau ikat celup. Batik jumputan termasuk batik yang paling unik dan sederhana dalam proses pembuatannya. Selain itu batik juga termasuk kedalam kerajinan tekstil

Untuk itu penulis akan mengulas sedikit tentang pengertian batik jumputan, alat untuk membuat batik jumputan, bahan untuk membuat batik jumputan, cara membuat batik jumputan dan tips membuat batik jumputan, serta teknik pembuatan batik jumputan.

Agar tidak semakin penasaran, mari ikuti terus ya samudi (sahabat mudahdicari), karena akan lebih menarik untuk diulas lebih dalam lagi mengenai cara membuat batik jumputan yang sederhana, unik dan tentunya meniarik.

Pengertian Batik Jumputan

Gambar kain batik
By: idhamidea.blogspot.com

Ada yang sudah tahu mengenai batik jumputan, “Apa itu batik jumputan?” Batik jumputan merupakan jenis batink yang tergolong kedalam seni rupa daerah,  biasanya batik jumputan dinamakan dengan batik ikat celup.

Batik jumputan adalah suatu jenis batik yang menggunakan teknik jumputan, yaitu semacam membuat motif hiasan pada kain dengan cara mengikat dengan kencang kain tersebut dengan tali, dan dicelupkan pada warna pakaian. Dan bisa menggunakan 3 warna dalam membuat batik jumputan.

Kata jumputan berasal dari Bahasa Jawa yanga artinya mengambil dengan semua ujung jari tangan. Karena itulah metode batik jumput tidak menggunakan lilin atau canting, karena cara membuat bati jumputan hanya menggunakan proses menjumput kain yang diisi dengan biji-bijian, bisa dengan kelereng atau dengan motif sesuai yang diinginkan.

Meskipun tidak menggunakan lilin atau canting dalam proses pembuatannya dan cenderung sederhana, hasilnya tidak kalah indah dengan batik yang lainnya.

Cara Membuat Batik Jumputan Sederhana

Gambar menjemur batik jumputan
By: niefem.com

Buat sahabat, yang belum tau cara membuat batik jumputan atau yang sudah tahu, tapi ingn memperdalam lagi. Berikut akan penulis ulas seputar bahan, alat dan langkah-langkahnya.

1. Alat untuk Membuat Batik Jumputan

Gambar karet
By: Tokopedia.com
  • kelereng, batu, besi, atau uang koin
  • Karet gelang, tali rafia atau benang
  • Panci
  • Kompor
  • Sendok kayu, digunakan untuk mengasuk
  • Ember

2. Bahan untuk Membuat Batik Jumputan

Gambar pewarna celup batik jumputan
By: batiktulislintang.wordpress.com
  • Kain mori, yang jenisnya mori prima, primissim atau blaco
  • Pewarna dan penguatnya dalam satu kemasan, Sahabat bisa menggunakan wanter atau wantex
  • 2 liter air untuk kemasan pewarna
  • 2 sendok, garam
  • Cuka secukupnya

3. Cara Membuat Batik Jumputan

Hasil bahan dan alat batik jumputan
By: Mikirbae.com
  1. Langkah pertama, yang paling penting adalah pastikan kain dalam keadaan bersih
  2. Buat bentuk motif dengan cara mengikat kelereng dll, pada beberapa bagian kain menggunakan karet gelang.
  3. Rebus air sampai mendidih, masukkan pewarna, garam, dan cuka. Aduk sampai warna air berubah dan serbuk larut.
  4. Kemudian, basahi kain dengan air sedikit lalu buat motif menggunakan air bersih.
  5. Kemudian, celupan kain kedalam cairan pewarna yang sudah mendidih, Anda bisa menggunakan satu warna atau 3 (tiga warna).
  6. Jika ingin menggunkan satu warna Anda bisa memasukkan semua kain kedalamnya.
  7. Setelah itu, aduk dan masak sekitar 20-30 menit, bertujuan agar warna dapat merata kesemua kain serat warna dapat merekat kuat
  8. Nah, jika menginginkan batik dengan beberapa warna dua atau tiga warna cukup clupkan kedalam cairan warna pertama.
  9. Setelah itu, kain yang belum terkena warna dicelupkan pada cairan warna yang lainnya.
  10. Anda juga bisa mencelupkan beberapa kali cairan pewarna berbeda supaya menghasilkan warna batik yang beragam.
  11. Setelah selesai proses pencelupan, angkat dan bilas menggunakan air yang bersih dan dingin.
  12. Kemudian lepas semua ikatan, lalu peras dan jemur sampai kering.
  13. Setelah kering, agar lebih rapi Anda dapat menyetrikanya.

Macam-macam Batik Jumputan berdasarkan Coraknya

Gambar macam-macam batik jumputan,
By: one.weku.io

Seiring berkembangnya zaman, batik jumputan sekarang memiliki berbagai jenis batik jumputan yang banyak digunkan oleh kalangan masyarakat, selain sebagai pakain untuk upacara adat. Berikut ragam jenis kain jumputan berdasarkan coraknya.

  1. Jumputan, jumputan seperti yang telh dijelaskan diatas, dan prosesnya pun seperti diatas. Jadi saya kira sudah cukup jelas ya 🙂
  2. Pelangi, memiliki ragam hias dan tata warna yang bervariasi, seperti pelang, dan cara membuat batik jumput motif pelangi lumayan rumit.
  3. Tritik (tarik), cara membuuatnya dengan menjulur kain, ditarik rapat menjadi satu gumpalan kain, setelah diwarnai benang boleh dicabut.
  4. Sasirangan, corak binatang bahambur, awan bairing dapat digunakan untuk bangsawan dan corak ombak sinapur, karang, dan kangkung kaombakan digunakan untuk rakyat kala itu.

Teknik Pembuatan Batik Jumputan

Gambar batik jumputan, tehnik membuat batik jumput
By: infobatik.id

Nah, samudi. Didalam proses cara membuat batik jumputan ada beberapa teknik yang dapat digunakan, 2 tehnik membuat batik jumputan diantaranya adalah.

1. Teknik Ikatatan

Gambar teknik ikatan batik jumputan
By: fitinline.com

Teknik ikatan dalam pembuatan batik jumputan dengan cara mengikat pada kain yang akan digunakan, yang bertujuan untuk menimbulkan motif. Mengikatnya harus kencang. Ada banyak ragam cara pengikatan dalam batik jumputan diantaranya adalah:

  • Ikatan datar
  • Ikatan miring
  • Ikatan kombinasi
  • Ikatan lipat
  • Ikatan gulung

2. Teknik Jahitan

Gambar teknik jahitan pada batik jumputan
By: fitinline.com

Teknik jahitan dalam cara membuat batik jumputan dilakukan dengan cara membuat pola terlebih dahulu kemudian baru dijahti dengan menggunakan tusuk jelujur, barulah kain dicelupkan di pewarna. Dan jangan lupa untuk menarik benang dengan kuat.

Apa Sih, Tips Cara membuat Batik Jumputan?

Gambarbatik kain
By: Justiceleague10mipa133.blogspot.com

Nah, sahabat mudahdicari. Agar hasilnya maksimal dan seuai dengan yang kita inginkan, sebaiknya kita perlum membuatnya dengan tips-tpis dibawah ini. Selain itu agar tidak sia-sia dalam meluangkan waktu untuk membuat batik jumputan.

  1. Pastikan saat mengikat kain benar-benar kencang, agar tidak lepas dan bercampur warna saat pencelupan
  2. Harus ada garam dan cuka agar warna yang dihasilkan tidak mudah luntur dan sebagai penguat.
  3. Gunakan 1 (satu) panci untuk satu warna saja, agar warna tidak berubah dan campur.
  4. Gunakan panci khusus untuk membuat batik, karena jika panci untuk masak takutnya ada sisa pewarna yang kurang bersih dalam mencuci.
  5. Buatlah rancang batik sesuai dengan keingnan Anda.
  6. Buatlah kreasi rangcangan sebagus mungkin.

Bagai Mana Cara Merawat Batik Jumputan Asli?

Gambar kain
By: Tokopedia.com

Nah, sahabat samudi. Karena dengan proses yang unik, memiliki karakteristik yang berbeda dari yang lain. Maka harus dirawat dengan baik agar tidak luntur motifnya. Berikut cara perawatan batik asli

  1. Cuci hasil jumputan dengan tangan jangan menggunkan mesin cuci, karena dapat merusak bahan.
  2. Jangan menggunakan bahan keras untuk mencuci, seperti deterjen, atau pelembut pakaian. Anda dapat menggunakan bahan alami seperti lerak atau sabun khusus sebagai penggantinya.
  3. Jangan terlalu keras dalam mengucek, cuckup dicelup-celupkan saja.
  4. Bila ada kotoran cukup menggunakan jari untuk menggosoknysa, dengan gerakan yang lembut.
  5. Bilas dengan air bersih, keringkan dengan cara digantung ditempat yang teduh dan cukup diangin-anginkan saja, jangan lasung terkena paparan sinar matahari.
  6. Ketika sudah kering, hati-hati dalam menyetrika. Jangan langsung meletakkan setrika panas pada permukaan bahan. Gunakan hand steamer atau dilapisi terlebih dahulu sebelum disetrika.

Cara Membuat Batik Jumputan – Ciri-ciri Batik Jumputan

Gambar batik jumputan
By: wordpress.com
  • Memiliki motif warna putih, yaitu hasil dari penutupan tali rafia atau karet, benang.
  • Memiliki banyak kombinasi dan variasi warna dalam satu kain.
  • Pola dibuat atau digambar dengan tangan, dikerjakan secara manual. Sehingga memiliki cirikhas yang unik.
  • Dan termasuk kerajinan tangan yang masih asli, tidak bisa digantikan oleh mesin.
  • Dan termasuk jenis batik yang unik dalam pembuatannya.

Kisaran Harga Batik Jumputan

Gambar harga kain
By: pricenia.com

“Tertarik dengan batik jumputan yang unik dan asli?” Anda dapat menemukannya di toko online maupun ofline terdekat Anda. Ada banayak macam harga yang tertera sesuai dengan kualitas bahan dan modelnya. Harganya antara Rp. 125k sampai Rp. 429k. Untuk lebih jelasnya berikut penulis sajikan harganya.

  1. Harga berkisaran 125 ribu sampai 200 ribuan (paling banyak ditemukan di pasaran, berupa kainnya saja atau berupa blus wanita)
  2. Harga berkisaran 300 ribu sampai 400 ribu (memperoleh item dengan bahan yang sudah dimodifikasi menjadi dress)
  3.  Harga antara 300k – 400k (memiliki detail unik dan cantik)

Penutup – Cara Membuat Batik Jumputan

Sekin pembahasan hari ini tentang cara membuat batik jumputan, selamat mencoba di rumah 🙂 jika sahabat samudi, sudah ada yang mencoba maka untuk lebih berhati-hati ya, dalam membuat batik jumputan, seperti yang sudah penulis jelaskan teknik cara membuat batik jumputan, dan cara perawatan untuk batik jumputan.

Diartikel sebelumnya sudah dijelaskan tentang jenis-jenis sulaman dilengkapi jenis tusukan dan contoh gambar sulaman lengkap, bagi Sahabat yang ingin membaca dan mempelajiri cara menyulam silahkan dibuka konten kami diatas 🙂

Semoga bermanfaat dan menambah wawasan, dan terimakasih banyak karena sudah berkunjung di konten kami, salam sukses, dan selamat bertemu di artikel selamjutnya. Jangan bosan untuk selalu mengunjungi konten kami ya 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *