sampah organik dan an

Pengertian Sampah Organik dan Anorganik

Pengertian sampah organik dan anorganik – Sebelum membahas tentang pengertian sampah organik dan anorganik, terlebih dahulu membahas tentang “Apasih sampah itu?”.

Sampah merupakan buangan dari suatu produk atau sisa olahan yang sudah tidak digunakan, tapi masih ada manfaatnya. Sampah berdasarkan penguraiannya dibagi menjadi sampah organin dan anorganik.

Ada sampah yang bisa terurai sehingga bisa dijadikan sebagai pupuk, dan ada sampah yang sulit terurai sehingga meneyebabkan pencemaran lingkunan. Maka dari itu kita harus mengerti terlebih dahulu tentang, sampah organik dan anorganik.

Oleh karena itu, sampah harus dimanfaatkan dengan baik dan dikumpulkan sesuai dengan jenisnya. Seperti sampah organik dan sampah anorganik.

Jangan terlalu menyepelekan sampah, karena satu sampah menyebabkan pencemaran lingkungan. 

Pengertian Sampah Organik

Gambar sampah sisa makanan
By: Jagel.id

Sampah organik adalah suatu jenis sampah yang dapat dimanfaatkan kembali, dan dapat terurai dengan sendirinya tanpa campurtangan manusia. Sampah ini berasal dari sisa makhluk hidup seperti, hewan dan tumbuhan serta sisa makanan dari dapur.

Sampah organik, pada dasarnya memang tidak berbahaya. Akan tetapi jika tidak digunakan dengan baik maka akan menimbulakan berbagai penyakit, dan bau yang menyengat, karena mengingat hasil pembusukan yang cepat.

Pengertian Sampah Anorganik

Gambar sampah
By: Liputan6.com

Sampah anorganok adalah suatu jenis sampah yang dihasilkan melalui berbagai proses. Sehingga penguraiannya sangat sulit, dan pengolahannya membutuhkan waktu lama, serta  terdapat campurtangan manusian.

Sampah anorganik ini, berdampak besar bagi lingkungan. Karena sampah ini tidak dapat membusuk, dan sangat sulit terurai. Seperti plastik, kaca, kaleng, besi.

Sehingga dapa mencemari lingkungan ketika sampah itu terpendam di tanah, atau menyumbat saluran air, dan biasanya dapat diatasi  dengan membakarnya saja, sehingga menimbulkan polusi udara dan pencemaran lingkungan.

Lingkungan bersih, hati bersih, beribadah menjadi nyaman 🙂

Perbedaan Sampah Organik dan Anorganik

Gambar sampah organik dan anorganik
By: Sapawarga.com
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Perbedaan Sampah Organik

  • Perbedaan sampah organik, tidak menimbulkan sesuatu yang berbahaya, dan bisa didaur ulang tanpa campurtangan manusia, membusuk dengan cepat bahkan bisa membusuk dengan sendirinya.
  • Sampah organik bisa dilihat dari segi bentuknya yaitu, sampah organik cair, seperti air kencing manusia, hewan atau buah-buahan yang mengalir ke suatu tempat,
  • Sampah organik padat adalah sampah yang berfisik dan bisa dipegang, seperti bangkai hewan, sisa masakan, sisa sayuran, dan kertas.
  • Sampah anorganik gas adala sampah yang tidak terlihat dan hanya sepeti angin, dan dapat dihasilkan dari gas manusian maupun gas dari hewan. Yang menimbulkan polusi udara.
  • Sampah anorganiklimbah yang berasal dari pabrik atau dari limbah rumahan seperti sabun mandi, sabun cuci, yang mana jika di alirkan di sungai dapat membahayakan atau yang dapat metatikan hewan didadalamnya.

Perbedaan Sampah Anorganik

  • sampah anorganik ini sangat sulit untuk diuraikan dan sulit untuk membusuk. Bisa membusuk dengan jangka waktu yang sangat lama bahkan sampai bertahun-tahun. Dan menimbulkan zat yang berbahaya.
  • Dari segi bentuknya sampah anorganik dibagi menjadi 3 yaitu. Sampah anorganik dalam bentuk cair, seperti air dari kegiatan rumah tangga, bekas sabun mandi, cuci piring, sabun cuci atau deterjen.
  • Sampah anorganik cair dari pabrik, yang mana limbahnya disalurkan ke sungai, dan mengandung zat yang berbahaya. Sehingga sampah anorganik cair ini dapat membahayakan hewan-hewan yang ada di sungai, bahkan sungai menjadi kotor.
  • Sampah organik padat. Sampah ini dapat dipengang karena bentuknya wujud. Apabila dipegang ada yang berbahaya ada yang tidak, misal benda yang berbahaya adalah besi berkarat, karena akan merusak kulit.
  • Sampah anorganik berbentuk gas. Sampah ini juga sangat berbahaya karenena polusi yang selalu meningkat, merusak hutan karena terjadinya hujan asam dan panas bumi yang meningkat.
  • Sampah anorganik yang berbentuk gas ini, disebabkan dari berbagai gas kendaraan yang menghasilkan carbon monoksida melalui kenalpotnya, serta asap dari pabrik yang keluar melalui cerobong.

Contoh Sampah Organik dan Anorganik

 gambar contoh sampah anorganik
By: Google.com
  1. Contoh Sampah Organik
    Contoh dari sampah organik dalam kehidupan kita adalah, sayur dan buah busuk, kulit buah, daun kering, sisa nasi, pengolahan tanaman sisa, sisa makanan dari dapur, bangkai binatang, kotoran manusia, kotoran hewan.
  2. Contoh Sampah Anorganik
    Contoh sampah anorganik dalam kehidupan kita diantaranya adalah. Botol bekas, plastik, besi, seng, alumunium, kaca, karet, ember, kaleng, kabel, barang bekas elektronik, kain yang tidak terpakai.

Pengolahan Sampah organik dan Anorganik

Gambar pengolahan sampah
By: Palembang.tribunnews.com
https://mudahdicari.com/wp-admin/options-general.php?page=ad-inserter.php#tab-2

Anda bisa melakukan pengolahan sampah organik dan anorganik, dengan menggunakan solusi terbaik, dan praktis dalam penanggulangan sampah yang tercemar dilingkungan kita, dengan menggunakan penanggulangan prinsip 3R yaitu:

  1. Reduce (pengurangan)
    Reduce (pengurangan) adalah pengurangan sampah terhadap hal-hal yang merusak lingkungan, karena sulit untuk diuraikan.
  2. Recycle (di daur ulang kembali)
    Recycle (di daur ulang kembali) adalah sampah sebagai bahan olahan yang bermanfaat, apabila sampah tersebut tidakbisa di kurangi.
  3. Reuse (digunakan kembali)
    Reuse (digunakan kembali) adalah sampah yang masih dapat digunakan secara fungsinya, dan masih bagus dalam kegunaannya, seperti baju.

Manfaat Sampah Organik dan Anorganik

Gambar manfaat sampah anorganik

By: Cari-kos.com

Anda bisa jadikan sampah untuk kerajinan yang berguna dan bermanfaat, serta untuk memperbaiki ekonomi.

Agar sampah bernilai tinggi dan menjadi keunggulan, serta dapat menjadi bermanfaat, kita dapat mekukan dengan cara mendaur ulang sampah yang sulit untuk di uraikan.

Dengan cara mendaur ulang dapat meminimalisir sampah yang ada di sekitar kita, sehingga sampah menjadi berkurang, dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

Berikut manfaat sampah organik dan anorganik:

  1. Dijadikan sebagai kerajinan tangan
    sampah yang  digunakan adala sampah jenis anorganik, dengan pemanfaatan yang dapat menghasilkanu uang, bisa untuk hiyasan rumah, jalan, dan bisa untuk dijadikan bros.
  2. Tambahan pakan ternak
    sampah yang digunakan biasanya sampah jenis organik, biasanya diambil dari sisa makanan seperti nasi, sayur, kemudian dicampur dengan makanan hewan.
  3. Dijadikan sebagai kompos
    Sampah yang digunakan biasanya sampah jenis organik. Sampah dari kotorang hewan dan dari tanah, pengomposannya dapat dilakukan dengan cara, mencampur kotoran hewan dengan tanah sesuai dengan ukurannya. Biasanya hal ini dapat dilakukan oleh seorang petani untuk membuat bibit, entah itu bibit kayu, atau bibit sayuran. Selain itu biasanya petani juga menggunakan dengan cara, kotoran hewam langsung di sebarkan ketanamannya.
  4. Digunakan sebagai pupuk sederhana
    Sampah yang digunakan biasanya dalam jenis organik. Sampah ini dapat dijadikan sebagai pupuk sederhana, hanya dapat di gunakan oleh sampah organik yang hiju seperti sayur-sayuran. Dilakukan dengancar membuat lubang untuk sampah daun atau sayur tersebut, maka akan menghasilkan pembusukan dan membentuk unsur hara.
  5. Lingkungan menjadi lebih bersih
    Karena sampah yang sudah di daur ulang menjadikan sampah semakin berkurang, dan lingkungan menjadi bersih, mengurangi penyebab banjir, dan sungai menjadi jernih.
  6. Sebagai pengurangan biaya belanja
    Dengan adanya sampah yang dikelola, maka dapat dimanfaatkan sebagai, tempat sampah, wadah peralatan rumah tangga, sebagai rak buku. Hal tersebut dapat mengurangi kebutuhan yang harus dikeluarkan dengan uang.
  7. Sebagai penghematan lahan TPA (Tempat Pembuangn Akhir)
    Seperti yang kita lihat saat ini, bahwa sampah semakin banyak, sehingga berdampak pada pembebanan TPA, sehingga menimbulkankekurangan lahan maupun pencemaran lingkungan. Sehingga dengan adanya daur ulang ini dapat menghemat TPA.

itulah seputar tentang  pengertian sampah organik dan anorganik, yang bertujuan untuk pengetahuan teman-teman, agar dapat lebih memperhatikan lingkungan, dan dapat mendaur ulang sampah yang ada.

Semoga bermanfaat 🙂

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *