Gambar tabel pencampuran warna

√ Tabel Pencampuran warna: Rumus, Teknik, Tips, Contoh | Terlengkap!

Tabel pencampuran warna – Hallo, sahabat mudah dicari. Ada yang sudah tahu tentang tabel pencampuran warna dan teknik pencampuran warna ? Bagi Anda yang belum tahu silahkan disimak sampai habis ya 🙂 Dan bagi Anda yang sudah taru, mari diasah kebali pengetahuannya, dan barangkali di artikiel ini ada materi baru yang belum Anda ketahui.

Warna sediri adalah sebuah elemem penting dalam dunia seni. Warna sendiri ada banyak macam-macamnya. Ada juga warna yang sangat asing di mata dan telinga kita, sebagian besar warna asing tersebut terbentuk dari kombinasi atau gabungan warna primer.

Dalam artikel ini, penulis akan membahas seperti apa teknik pencampuran warna, tabel pencampuran warna, rumus, tips, teknik cara, dan contoh-contoh mencampur warna.

Tabel Pencampuran Warna

Gambar tabel warna
By: blog.sribu.com

Apa itu tabel pencampuran warna?. Tabel pencampuran warna, dalam bahasa inggris clour mixing adalah suatu ilmu dasar yang harus dimiliki oleh setiap seniman, dan khususnya untuk seniman pelukis.

Basic painting termasuk dari ilmu dasar yang pasti diterapkan disemua bidang jenis lukisan. Untuk memahami setiap karakter warna, memang tidak gampang dan membutuhkan waktu lumayan lama.

Namun, hal ini jika sudah dilakukan dan mahir dibidang pencampuran warna, akan menjadi sebuah keahlian yang istimewa dalam menghasilkan sebuah karya seni.

Dari sekian banyak warna yanga ada, tidak semua perusahaan memproduksi semua jenis warna dalam bentuk cat atau dengan bentuk yang lain. Sehingga jika Kita berlatih pencampuran warnan dan menambah pengetahuan, akan sangat berguna untuk diri Kita sendiri ataupun dapat berguna untuk orang lain, dengan cara mengamalkan ilmu yang sudah didapat.

Dalam pemcampuran warna, dikenal dalam tabel pencampuran warna dasar sebagai berikut:

Warna Netaral (Universal) – Tabel Pencampuran Warna

Gambar wellpapers hp, warna hitam dan putih bentuk lingkaran cahaya
By: my1001wallpapers.blogspot.com

Pembagian warna yang pertama adalah warna niversal, dan hanya ada dua yaitu warna hitan dan warna putih.

Warna hitam. Adapun warna hitam kombinasi dari semua warna primer dengan bentuk pigmen, yang di kombinasi dengan warna tertentu menjadi satu warna. Warna hitam ini, digunakan untuk menggelapkan warna.

Warna putih. Nah, jika warna putih ini, diperoleh dari penggabungan semua warna primer, dalam bentuk cahaya menjadi satu. Dan warna putih ini, digunakan untuk membuat warna menjadi lebih muda.

Dari penjelasan pencampuran warna netral diatas, sebenarnya ada trik sendiri untuk untuk menggunakan warna-warni ini.

Warna Primer – Tabel Pencampuran Warna

Gambar warna primer yaitu merah, kuning, biru
By: slideplayer.info

Warna dasar atau yang disebut dengan warna primer yaitu warna merah, kuning dan warna biru. Dengan 3 warna ini, dapat Anda campurkan dan dapat menciptakan warna baru, menjadi banyak bisa sampai puluhan bahkan ratusan warna.

Nah, warna primer ini juga mempunyai warna turunan, yaitu warna sekunder dan diturunkan lagi manejadi warna tersier dan seterusnya.

Zat Additive – Tabel Pencampuran Warna

Pencampuran warna dengan menggunakan zat additiv atau dari bahan kimia, adalah zat yang ditambahkan ke dalam suatu warna yang dicampur, untuk mendapatkan hasil akhir yang beda dari yang biasanya.

Warna Spesial – Tabel Pencampuran Warna

Warna Spesial, tabel pencampuran warna
By: Ngertiaja.com

Mungkin teman-teman sudah bisa membayangkan ya, warna spesial itu bagamana. Warna spesial adalah warna yang unik dan tidak biasa. Contohnya seperti:

  • Warna emas.
  • Perak.
  • Warna neon atau stabilo.
  • Dan warna silver.

Dari warna-warna diatas, membutuhkan komposisi bahan kimia khusus, yang hanya dapat diciptakan di pabirk yang menggunkan setandar tertentu. Kita juga tidak bisa membuat warna emas ataupun silver sendiri, meskipun dengan menggunkan warna primer atau universal.

Rumus dan Teknik Dasar Pencampuran Warna

Gambar pencampuran warna, color, teknik dan tabel pencampuran warna
By: Pixabay.com

Nah, teman-teman. Untuk mencampur warna dan menghasilkan warna baru, diperlukan sebuah teknik agar pengerjaanya lebih maksimal dan mudah. Selain itu, diperlukan untuk melakukan sebuah perbandingan presentase setiap warna agar menghasilkan warna yang sesuai kita inginkan.

Dalam metode pencampuran warna dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Warna primer = Merah, Kuning, Biru.
  • Sekunder        = Hijau, Ungu, Orange.
  • Warna tersier = Cyan, Magenta dan sebagainya.

Berikut teknik pencampuran warna yang perlu Kita pelajari:

Tuangkan Warna Muda Ke Warna tua

Hal perta yang dapat dilakukan untuk mencampur beberapa warna adalah, dahulukan dengan menuangkan warna yang paling muda, ke arah warna yang paling tua.

Contohnya apabila kita ingin membuat warna merah muda atau pink berarti cara mencamur warna pink atau merah adalah dilakukan dengan mencampur dari putih + merah.

Proses yang harus dilakukan adalah tuangkan cat warna putih ke wadah, kemudian tuangkan cat warna merah, sedikit-demi sedikit, sambil diaduk sampai membentuk warna yang diinginkan.

Jika Tidak Mengetahui Komposisi Campuran Warna dari Satu Warna

Disini contohnya adalah komposisi warna “terracota”. Anda bisa melihat secara jelas bahwa warna terracota hampir mirip dengan warna coklat dan warna oranye.

Tahapan yang harus dilakukan, pertama Anda harus membuat warna oranye. Setelah itu, campur dengan warna cokal sedikit demi sedikit.

Cara ini dapat Anda terapkan untuk semua warna baru, yang tidak dapat Anda ketahui komposisinya.

Campur Warna Primer Menjadi Warna Sekunder

Gambar pencampuran warna primer menjadi sekunder
By: Ngertiaja.com

Warna sekunder adalah sebuah warna yang dihasilkan dari kombinasi 2 warna primer, namun juga bisa ditambah dengan warna universal. Untuk tahap mencampur warna, sesuaikan takaranya. Berikut contoh warna sekunder:

  1. Merah + Hitam = Merah tua.
  2. Biru dan Kuning = Hijau.
  3. Merah + Putih = Murah muda.
  4. Hitam + Putih = Abu – abu
  5. Merah + Kuning = Orange atau jingga.
  6. Merah + Biru = Ungu.

Campur Warna Sekunder Menjadi Warna Tersier

Gambar macam-macam warna, sekunder menjadi tersier
By: Ngertiaja.com

Adapun warna tersier adalah warna yang dihasilkan dari gabungan 3 warna atau lebih. Warna tersier tidaka terbatas jumlahnya, dan tergantung pada imajinasi dan kreativitas kita. Berikut contoh warna tersier:

  1. Merah + Hijau (Kuning + Biru) = Coklat.
  2. Kuning + Hijau = Kuning lemon.
  3. Merah + Coklat = Maroon.
  4. Putih + Coklat + Hitam = Sand.
  5. Merah + Putih + Biru = Magenta.
  6. Biru + Ungu (Merah + Biru) = Biru dongker.
  7. Merah muda + Jingga = Peach.

Demikian itu adalah beberapa contoh pembentukan warna umum yang dapat Kita jumpai disekitar Kita. Selebihnya masih ada benyak warna tersier lagi yang sudah dicampur dengan takaran-takaran tertentu.

Membuat Warna Gelap dan Terang

Gambar macam-macam warna, tabel pencampuran warna gelap dan terang
By: Ngertiaja.com

Untuk membuat konsep warna terang dan gelap, dapat dilakukan dengan sangat sederhana sekali.

Jika Anda ingin membuat warna lebih terang, Anda hanya perlu untuk mencampurkan warna putih kedalam warna yang diinginkan sedikit demi sedikit.

Lalu, jika Anda ingin memberikan kesan warna gelap, Anda hanya perlu mencampurkan warna gelap, dengan cara, campurkan warna hitam sedikit demi sedikit, agar mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai dengan yang Anda inginkan.

Contoh Campuran warna Populer

Contoh Gambar Campuran warna Populer

Ketika baru belajar mencampur warna, terkada ada kesulitan saat memahami setiap sifat warna. Anda juga harus mempertimbangkan warna dan takarannya.

Untuk dapat hafal dan memprediksi campuran warna yang Anda inginkan, diperlukan banyak pengalaman. Kelompok warna sekunder dua warna dasar, mungkin masih lumayan mudah.

Apabila membuat warna dari tiga campuran warna sekunder atau dasar, pasti akan lebuh sulit menemukan formula yang tepat.

Berikut ada beberapa campuran tiga warna atau lebih, yang dapat Anda jadikan referensi dan dipelajari:

 Warna Zamrud dan Warna Misty (Kabut)

Adapun warna zamrud dan warna misti, dapat menambah kesan minimalis, apabila diterapkan di dunia desain rumah dan fashion. Dari kedua warna ini memberikan efek lebih cerah.

Berikut komposisi warna zamrud dan misty:

Gambar warna Misty campuran dari warna merah, magenta , cyan, putih.
By: Ngertiaja.com
  • Warna misty = Merah + MagentaCyan + Putih.
    Perbandingan warnanya = 2 : 1 : 5 : 5.
Gambar Warna zamrud Pencampuran dari warna cyan, hijau, putih, hitam.
By: Ngertiaja.com
  • Warna zamrud = Hitam. + Putih + Hijau + Cyan
    Perbandingan warnanya = 1 : 5 : 4 ; 2

Sehingga hal ini dapat disimpulkan, bahwa pada warna misty terdapat 8 % magenta, 15 % merah, 38 % cyan, dan 38 % warna putih.

Warna Matcha dan Daisy (Bunga Aster)

Warna daisy dan matcha adalah warna yang sangat populer di dunia fashion, dan khususnya pakaian kaum perempeuan atau kaum hawa hehehe.

Nah, warna daisy dan matcha ini, menambah kesan ceria, enak dipandang dan cantik. Warna ini juga bisa Anda rekomendasikan untuk membelikan baju orang tua Anda atau orang terkasih Anda, jika ada hehehe.

Gambar Warna daisy merupakan campuran warna kuning, biru, hijau, putih
By: Ngertiaja.com
Gambar Warna daisy pencampuran warns dsri kuning, biru, hijau, putih
By: Ngertiaja.com

Warna Atalier dan Warna Disney

Untuk kedua warna diatas disney dan atalier, sangat cocok untuk warna interior dan exterior rumah Anda, yang dapat berkesan cantik dan elegan.

Adapun komposisi warna atalier dan disney, sebagai berikut:

Bambar Warna atalier Pencampuran warna dari merah, biru, hijau, putih
By: Mudahdicari.com
  • Warna atalier = Merah + Hijau + Putih.
    Perbandingan warnanya 3 : 1 : 2 : 5.
Gambar Warna disney hasil dari pencampuran warna kuning, magenta, biru, putih dan tabel pencampuran warna
By: Ngertiaja.com
  • Warna disney = Kuning + Meganta + Biru + Putih.
    Perbandingan warnanya 4 : 4 : 3 : 5.

Warna Loreal dan Warna Burgundy

Dua warna ini, banyak Kita jumpai di sekelilingkita, apalagi para wanita pasti sering menjumpai warna ini. Biasanya warna lorela dan burgundy terdapat pada:

  • Pewarna lpistik.
  • Bedak.
  • Hijab.
  • Dan sebagainya.

Berikut komposisi warna loreal dan warna burgundy, sebagai berikut:

Gambar Warna loreal dari pencampuran warna merah, cyan, hijau, putih
By: Ngertiaja.com
    • Warna loreal = Putih + Hijau + Cyan + Merah.
      Perbandingan warnanya 5 : 1 : 3 : 4.
Gambar Warna burgundy dari pencampuran warna merah, magenta, hitam
By: Ngertiaja.com
    • Warna burgundy = Merah + Magenta + Hitam.
      Perbandingan warnanya 3 : 2 : 5.

Warna Chinos dan Warna Khaki

Meskipun kedua warna tersebut berbeda, namun jika kita lihat sekilas terlihat sama, dan masih dalam rumpun warna coklat. Warna chinos dan khaki ini, sering dijumpai pada pakaian.

Biasanya warna chinos dan khaki ini bisa dilihat ciri-cirinya dari pakaian.

  • Chinos rata-rata lebih mengkilap, dibandingkan dengan khaki.
  • Dan biasanya kain chinos lebih halus.
  • Khaki jahitannya lebih terasa jika diraba.

Berikut komposisi warna chinos dan khaki:

Gambar Warna chinos dari pencampuran warna kuning, magenta, cyan, putih dan tabel pencampuran warna

  • Warna chinos = Putih + Cyan + Magenta + Kuning.
    Perbandingan = 1 : 3 : 3 : 4.
Warna khaki dari campuran warna kuning, magenta, hijau, putih
By: Ngertiaja.com
  • Warna khaki = Putih + Hijau + Magenta + Kuning.
    Perbandingan = 4 : 2 : 2 : 1.

Warna Biru Tosca dan Warna Hijau Tosca

Warna ini, mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita, dan sangat familiar kita temukan disekeliling kita, serta lebih tenar dari campuran warna lainnya.

Bahkan, hampir semua disain dan seni menggunakan warna ini, alasannya karena warna ini lebih banyak diminati.

Berikut komposisi warna biru tosca dan hajau tosca:

warna biru tosca
By: Ngertiaja.com
  • Warna biru tosca = Cyan + Biru + Magenta.
    Perbandingannya = 1 : 3 : 2.
warna hijau tosca, tabel pencampuran warna
Ngertiaja.com
  • Warna hijau tosca =Putih + Hijau + Cyan + Biru.
    Perbandingan warnanya = 3 : 5 : 2 : 1.

Warna Coral dan Warna Salmon

Koral dan salmon adalah jenis warna yang memiliki kesan feminim, karena kedua warna ini terdapat warna pink didalamnya.

Berikut komposisi warna coral dan warna salmon:

Warna coralhasil dari Pencampuran warna kuning, merah, putih

Ngertiaja.com

  • Warna coral = Kuning + Merah + Putih.
    Perbandingan warnanya 2 : 5 : 3.
Warna salmon dari campuran warna kuning, merah, magenta, putih
By: Ngertiaja.com
  • Warna salmon = Putih + Magenta + Putih + Kuning.
    Perbandingan warnanya 5 : 3 : 4 : 3.

Warna Apricot dan Warna Peach

Dua warna diatas yaitu apricot dan peach lebih elegan dan cerah. Warna apricot dan peach, pada umumnya banyak dijumpai di interior ruangan dan pakaian wanita. Lagi-lagi wanita terus hehehe.

Berikut komposisi warna apricot dan peach:

Warna Apricot dari pencampuran warna kuning, merah muda, putih dan tabel pencampuran warna
By: Ngertiaja.com
  • Warna apricot = Merah muda + Putih + Kuning.
    Perbandingan warnanya 2 : 5 : 3.
Warna peach dari campuran warna kuning, merah, putih
By: Ngertiaja.com
  • Warna peach = Merah + Putih + Kuning
    Perbandingan warnanya 1 : 5 : 1.

Warna Coklat dan Warna Mocca

Untuk dua warna diatas, sering kita jumpai disekitar kita. Biasanya paling banyak diaplikasikan di berbagai ruangan, benda dan tempat.

Berikut komposisi warna coklat dan mocca:

Warna coklat dari campuran warna kuning, merah, magenta, hitam
By: Ngertiaja.com
  • Warna coklat = Hitam + Magenta + Kuning + Merah.
    Perbandingannya 2 : 2 : 5 : 2.
Warna mocca dari campuran warna merah, hijau, putih, hitam dan tabel pencampuran warna
By: Ngertiaja.com
  • Warna mocca = Putih + Hitam + Merah + Hijau.
    Perbandingannya 5 : 4 : 2 : 1.

Warna Moccasin dan Navy Blue

Warna biru dongker atau (navy blue) dan moccasin, adalah termasuk jenis warna yang sangat unik dan banyak penggemarnay.

Berikut komposisi warna moccasin dan navy blue:

Warna Moccasin dari campuran warna kuning, magenta, putih
By: ngertiaja.com
  • Warna moccasin = Putih + Kuning + Magenta.
    Perbandingannya 5 : 3 : 1.
Warna navy blue dari campuran warna magenta, biru, cyan
By: ngertiaja.com
  • Warna navy blue = Cyan + Magenta + Biru
    Perbandingannya 1 : 2 : 4.

Tips Rumus Pencampuran Warna – Tabel Pencampuran Warna

Gambar warna campuran, teknik pencampuran warna
Izoom.me
  1. Anda harus mengingat campuran warna cat, yaitu komposisi atau takaran yang tepat.
  2. Untuk takaran 1 : 1 (satu dibanding satu)
  3. Dalam memilih cat, harus diperhatikan karena tiap-tiap cat memiliki bahan pengencer yang berbeda-beda.
  4. Dalam pencampuran warna, perlu diaduk dengan benar, agar warna dapat tercampur merata dan maksimal.

Hidup itu sebenarnya adil, cukup hanya Hitam dam Putih. Namun, terkadang Kita membiarkan diri kita tenggelam Hitam lalu buta melihat Putih.

Sedikit kata-kata tentang warna hehehe 🙂

Penutup – Tabel Pencampuran warna

Demikian materi tentang contoh dan teknik pencampuran warna. Dalam pencampuran warna sangat tergantung pada warna dan jumlah takaran, dari setiap warna yang Anda campur.

Setelah Anda mengetahui tentang teknik pencampuran warna beserta tabel pencampuran warna, mungkin Anda bisa mencoba beberapa teknik menggambar dan salah satunya adalah teknik arsiran.

Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan. Selamat mencoba 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *