Gambar wayang dan tulisan tembang pangkur

Tembang Pangkur : Contoh, Makna, Watak, Arti, Pengertian | Lengkap !

Tembang pangkur – Ok sahabat mudahdicari. Disini saya akan membahas tentang tembang macapat pangkur, kemarin sudah dibahas mengenai tembang dolanan  Masih [ngatkan apa itu tembang dolanan ?.

Lalu, apa itu tembang pangkur? Seperti apa contoh contoh tembang pangkur, makna tembang pangkur, aturan, dan watak tembang pangkur. Semua akan saya sajikan secara lengkap, sehingga dapat menambah pengetahuan Anda tentang salah satu budaya jawa ini.

Pengertian Tembang Pangkur

Gambar wayang kulit
By: Google.com

Pengertian tembang pangkur adalah dari kata pangkur yang artinya “mungkur” atau “mundur” yang artinya tembang ini memberi gambaran bahwa, manusia memiliki fase dalam kehidupannya, yaitu saat-saat dimana dia kan mundur dari kehidupan ragawi, kemudian beralih ke kehidupan spiritual atau kehidupan jiwa.

Pada tembang pangkur, munusia secara perlahan akan menyadari bahwa sebagian dari organnya sudah mulai rapuh, bahkan bisa jadi sudah tidak berfungsi lagi. Ketika manusia mendapati sesuatu yang buruk, sebaiknya meninggalkan hal-hal buruk dan mancari jalan yang baik dan benar.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui contoh dan makna tembang gambuh, yang sudah saya bahas diartikel sebelumnya, yang mengandung makna sebuah ajaran kepada anak muda.

Watak Tembang Pangkur

Gambar siluet orang ganteng, gagah, bijak sana
By: Pinterest.com

Nah, temen-temen juga harus tau, bagaimana sih watak tembang pangkur itu?. Disini akan kami bahas, tentang watak si tembang macapat pangkur ini.

Wataknya adalah menggambarkan sebuah karakter yang kuat, ketulusan hati yang besar, gagah, perkasa dan tidak mempunyai keraguan dalam mengajak seseorang untuk merubah masalalunya.

Tembang pangkur juga digunakan untuk tembang-tembang yang bernuansa pertemanan, cinta dan nasehat atau, kalau dalam bahasa jawa disebut dengan “pitutur”. Baik itu rasa cinta kepada Allah, pendamping hidup, orang tua, anak, atau alam semesta.

Paugeran Tembang Pangkur

Gambar gamelan
By: Jogja.co

Adapun paugeran atau aturan dalam tembang macapat pangkur ada 3 hal, dan termasuk kedalam ciri-ciri tembang macapat pangkur, diantaranya adalah.

  • Guru lagu tembang macapat pangkur yaiku = a, i, u, a, u, a, i.

Artinya, pada baris 1 tembang pangkur berakhir dengan huruf vokal a, pada baris kalimat ke 2 (dua) berakhir dengan huruf i, baris kalimat ke-3 berakhir dengan huruf vokal u, dan larik ke-4 berakhiran dengan huruf vokal a. Begitu sampai seterusnya.

  • Guru wilangan tembang macapat pangkur yaiku = 8, 11, 8, 7, 12, 8, 8.

Artinya, pada baris 1 memiliki 8 suku kata, baris ke 2 memiliki 11 jumlah suku kata, pada baris kalimat ke 3 memiliki 8 jumlah suku kata, larik kalimat ke 4 mempunyai 7 suku kata, dan pada larik kalimat ke 5 mempunyai 12 jumlah suku kata dan seterusnya.

  • Guru Gatra = 7

Tembang macapat pangkur mempunyai 7 larik kalimat atau baris setiap kalimat.

Contoh Tembang Pangkur

Ada beberapa contoh kumpulan tembang macapat pungkur, tentang pendidikan, tentang lingkungan, dan beserta (makna, arti, dan lirik lagunya). Setelah membaca artikel ini semoga teman-teman bisa menghasilkan sebuah karya tembang pangkur buatan sendiri 🙂

Pangkur 1

Gambar seorang kakek, tembang pangkur
By: Tumpi.id

Jinejer ing Wedhatama,,,

Mrih tan kemba – kembanganning pambudi,,,

Mangka nadyan tuw pikun,,,

Yen tan mikani rasa,,,

Yekti sepi sepa lir sepah asamun,,,

Samasane pakumpulan,,,

Gonyak – ganyuk nglelingsemi,,,

Artinya:

Terjadi dalam serat Wedhatama,,

Agar jangan miskin budi pekerti,,

Padahal meskipun tua dan pikun,,

Bila tidak memahami rasa,,

Tentu akan sangat kosong dan hampar seperti ampas buangan,,

Ketika dalam pergaulan,,

Terlihat bodoh melakukan,,

Pengkur 2

Gambar kartun manusia terbang menggunakan jubah putih
By: Sesawi.net

Nggugu karsane priyangga,,,

Nora nganggo peparah lamun angling,,,

Lumuh ingaran balilu,,,

Uger guru aleman,,,

Nanging janma ingkang wus waspadeng semu,,,

Sinamun samudana,,,

Sesadoning adu manis,,,

Artinya:

Menuruti kemauan sediri,,

Tanpa tujuan apabila berbicara,,

Tidak mau dikatakan bodoh,,

Seolah pandai agar dipuji,,

Namun manusia yang sudah mengetahui gelagatnya,,

Malah merendahkan diri,,

Menanggap semuannya dengan baik,,

Pengkur 3

Gambar kartun anak kecil sedang bermain jaranan, dan termasuk dari contoh tembang dolanan
By: laguhit-38.blogspot.com

Si pengung nora nglegewa,,,

Sangsayarda denira cacariwis,,,

Ngandhar – andhar angendukur,,,

Kandhanane ora kaprah,,,

Saya elok alangka longkang-ipun,,,

Si wasis waskitha ngalah,,,

Ngalingi marang sipingging,,,

Artinya:

Si bodoh tidak menyadari,,

Semakin menjadi dalam membual,,

Bicaranya ngelantur kesana – kemari,,

Ucapannya salah kaprah,,

Semakin sombong dalam berbicara tanpa jeda,,

Si bijak mengalah,,

Untuk menutupi ulah si bodoh,,

Pangkur 4

Gambar anak desa, laki laki sedang mengaji, tembang pangkur
By: Pantuncinta2000.blogspot.com

Mengkono ilmu kang nyata,,,

Sanyatane mung we reseping ati,,,

Bungah ing aran cubluk,,,

Sukeng tyas yen den ina,,,

Nora kaya si punggung anggung gumunggung,,,

Ugungan sadina dina,,,

Aja mangkono wong urip,,,

Artinya:

Begitulah ilmu yang benar,,

Sejatinya hanya untuk menentramkan hati,,

Senang jika dianggap bodoh,,

Bahagia dihati jika dihina,,

Tidak seperti si bodoh yang haus akan ujian,,

Ingin dipuji setiap hari,,

Jangan seperti itu manusia hidup,,

Pangkur 5

Gambar kartun orang bermain panah, dan kisah panah yang sombong
By: Intisari.grid.id

Uripe sapisan rusak,,,

Nora mulur nalare teng saluwir,,,

 Kadita guwa kang sirung,,,

Sinerang ing maruta,,,

Gumeranggeng anggereng anggung gumrunggung,,,

Pindha padhane si mudha,,,

Prandene paksa kumaki,,,

Artinya:

Hidup sekali rusak,,

Tidak berkembang akalnya berantakan,,

Seperti gua gelap yang angker,,

Diterjang angin,,

Bergemuruh dan bergema tanpa makna,,

Seperti itulah anak muda tanpa ilmu,,

Namun sangat angkuh,,

Pengkur 6

Gambar wayang kulit
By: Google.com

Kalamun ana menungsa,,,

Anyinggshi dugi lawan prayogi,,,

Iku watake tan patut

Awor lawan wong katah wong degsura ndaludur tan waruh ing edur,,,

Aja sira pedhak – pedhuk,,,

Nora wurung neniwasi,,,

Artinya:

Jika ada manusia,,

Yang melupakan pertimbangan nalar,,

Itu tdak pantas,,

Berbaur dengan orang banyak,,

Janganlah kamu mendekati orang yang tidak tau adat,,

Menuruti kamauannya sendiri,,

Pangkur 7

Gambar ibu dan anak sedang mendorong sepeda pancal di samping ladang atau sawah
By: Sekolah desa.or.id

Sekar pangkur kang winarno,,,

Lelabuhan kang kanggone wong urip,,,

 Ala lan becik punika,,,

Prayogo kaweruhono,,,

Adat woton puniku dipun kadalu,,,

Miwah ingkang tatakrama,,,

Den kaesthi siyang ratri,,,

Artinya:

Tembang pangkur yang diceritakan.

Pengabdian yang berguna untuk orang hidup.

Jelek dan baik itu.

Sebaiknya anda ketahui.

Adat istiadat itu hendaknya dilakukan,

Juga yang berupa tatakrama.

Yang dilakukan siang dan malam.

Pangkur 8

Gambar Kulit show wayang, tembang gambuh
BY: michaelfreemanphoto.com

Mingkar – mingkuring angkara,,,

Akarana karenan mardhi siwi,,,

Sinawung resmineng kidhung,,,

Sinubo sinukarta,,,

Mirih kertarta pakartining ilmu luhung,,,

Kang tumrap eng tanah Jawa,,,

Agomo ageming aji,,,

Artinya:

Membolak – balikkan kata,,

Karena hendak mendidik anak,,

Tersirat dalam indahnya tembang,,

Dihiasi dengan penuh warna,,

Agar menjiwai hakikat ilmu luhur,,

Yang ada di tanah Jawa atau Nusantara,,

Agama adalah ” pakaian” diri,,

Pangkur 9

Gambar wayang kulit untuk tembang gambuh
By: elsetge.cat

Kardiparan karsanira,,,

Andikane panembahan eng Giri,,,

Mung nyanyi kelawan ingsun,,,

Kang tumaraping nawala,,,

Ken milih Wadah lawan isinipun,,,

Pundhi ta ingkang kinarsan,,,

Yayi miliha kariyin,,,

Artinya:

Seperti tempat yang dinginkan,,

Perkataan pembahan Giri,,

Hanya adik dengan ingsun,,

Yang datang ke hutan,,

Disuruh untuk memilih tempatnya atau isinya,,

Uanglah yang diinginkan,,

Adik memilihlah terlebih dahulu,,

Tembang 10

Gambar Kulit show wayang, tembang gambuh
BY: michaelfreemanphoto.com

Tansamar pamoring suksma,,,

Sinukmaya winahya ing asepi,,,

Sinimpen teleng ing kalbu,,,

Pambukan-ing marana,,,

Tarten saking liyip – layaping ngaluyup,,,

Pindha pesating supena,,,

Sumu suping rahsa jati,,,

Artinya:

Tidak ragu pamor dari sukma,,

Menerima wahyu di tempat sepi,,

Disimpan didalam hati,,

Pembukaannya dengan kedatangan,,

Dari mata setengah terpejam,,

Seperti kecepatan mimpi,,

Masuknya rasa sejati,,

Tembang 11

gambar wayang kulit
By: Mediaindonesia.com

Wewolu sari-ranira,,,

Yekti ora keno sira ngoncati,,,

Salah setunggal sangking wolu,,,

Cacat karatonora,,,

Yen tinggalo salah siji sangking wolu,,,

Kang setunggal Bathara Endra,,,

Bathra Surya kaping kalih,,,

Artinya:

Kedelapan salira dia,,

Sesungguhnya tidak boleh untuk dilompati,,

Salah satu dari delapan,,

Cacat karatonnya,,

Kalu meninggalkan salah satu dari delapan,,

Yang nomer satu Bathara Endra,

Yang ke dua Bathara Surya,,

Tembang Pangkur 12

gambar sang prabu, dan gambar macan
By: bogor-today.com

Bayu engkang kaping tiga,,,

Kuwera ing sekawanipun nenggih,,,

Baruna kalima nipun,,,

Ing kaping enem Candara lan Brama,,,

Jangkep wolu den pasthi mangka ing prabu,,,

Anggenira ngastha brata, sayekti nginara pati,,,

Artinya:

Yang ke tiga adalah Bayu,,

Dan yang ke empat adalah Kuwera,,

Yang kelima adalah baruna,,

dan yang ke enam adalah Yama, ketuju Cndra, ke delapan brahmana,,

Genap ke delapan itu pasti sang prabu,,

Yang dilakukan tanpa brata, benar-benar menjadi seorang raja.

Gencaran Tembang Pangkur

Gambar serat wedhatama, tembang pangkur
By: Id.wikipedia.org

Oh iya teman-teman, tembang pangkur juga mempunyai makna atau jika dalam bahasa jawa, dinamakan dengan gencaran. Agar ketika kita mendengarkan tembang gencran, dapat mengetahui makna-maknanya, sehingga dapat menikmati lagu dari pangkur tesebut.

Banyak yang mengartikan, tembang macapat pangkur adalah tembang Jawa, yang menggambarkan tentang seseorang yang sudah menginjak usia senja. Dimana seseorang atau manusia mulai mungkur dan memalingkan diri dari hal-hal keduniawian.

Dalam serat wedhatama, tembang pungkur memberi gambaran akan pentingnya manusia untuk selalu belajar agar dapat menguasai ilmu yang luhur.

Lalu apa itu ilmu yang luhur? Yang dimaksud dengan ilmu yang luhur adalah manusia harus mampu mengelola,

  • Emosi.
  • Sikap.
  • Mampu membawa diri.
  • Dan dapat memiliki kesadaran yang tinggi atas dirinya dengan lingkungan dan Tuhannya.

Pesan yang tersirat pada tembang pangkur sendiri adalah mempersembahkan kepada mereka yang sudah berniat tulus, untuk membenahi diri dari sifat angkara murka, dan berusaha untuk mendekatkan diri kepada Sang Pncipta.

Sehingga tidak heran jika tembang macapat pangkur yang berisi nasehat-nasehat pada generasi muda.

Demikian sekilas mengenai tembang pangkur, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, dan semoga dapat membantu apa yang Anda maksud. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan di artikel ini, semoga dapat bertemu lagi di artikel selanjutnya tentang tembang sinom yang akan lebih menarik lagi 🙂

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *